-
Hanya 15% Orang yang Hidup sesuai dengan Keinginan. Kenapa Sisanya Gagal?
Dimulai dari obrolan random komunitas Sacred Empress di GMeet, yang berakhir dengan pertanyaan reflektif. “Berapa persen sebenarnya orang yang hidup sesuai dengan panggilan jiwanya?” Karena sekarang ini ngobrol dengan AI, seperti Gemini, ChatGPT dan DeepSeek adalah hal yang lumrah, maka pertanyaan itu saya utarakan ke Gemini. Jawabannya bikin gong banget! Cuman 15%, cuy, dari total populasi di dunia. Di Gemini…
-
Ogah ke Dapur, ternyata ga bisa selamanya
“Gue ga suka masak, dan ga akan pernah nyentuh dapur.” Kalimat tersebut sudah seperti prinsip hidup semenjak gue SMP. Gue benci masak bukan tanpa alasan, tapi karena gue bosan dimarahi dan selalu dikritik kinerja gue oleh nyokab. Di tahun ini, kondisi ekonomi dunia, termasuk negara gue lagi ga baik-baik saja. Ga cuman ekonomi, tapi kesehatan pun jadi gampang terganggu, karena…
-
Ketika Marwah Meja Dagang Ga Lagi Dihormati
Setiap manusia memiliki beraneka ragam karakter. Ga semua orang bisa saling cocok, tapi untuk manusia yang satu ini, kita mungkin bisa kompak ga suka dengan karakternya. Bahkan kata istighfar bisa sering terucap dari mulut untuk menahan kesabaran. Karena itu terjadi di lingkunganku, 20 orang yang dia temui, semuanya serempak tidak menyukai karakternya yang semaunya sendiri, dengan sikap yang merendahkan orang…
-
Ketika Makna Pulang Bukan Lagi soal Rumah
Setiap manusia tentunya memiliki ruang aman sendiri, yang kita istilahkan sebagai “pulang”. Telisik lebih dalam, ternyata pulang ga bisa kita artikan hanya sebagai rumah semata, tapi tempat kita merasa nyaman menjadi diri sendiri, tanpa harus memakai topeng kehidupan supaya kita di terima dengan baik. Ruang aman ini ga punya pakem atau standar pastinya. Harus punya kekayaan sekian, harus agama apa,…
-
Recharge Energi dengan Spontanitas
Anggap aku norak, tapi ini momen pertamaku pergi berlibur secara spontan. Kemarin aku mengajak tim kerjaku untuk survey tempat, kemudian membeli beberapa item untuk kepentingan pekerjaan. Ga lama, aku merasa lapar, dan mengajak timku untuk makan bersama. Mereka ngikut saja aku mau makan apa. Tiba-tiba terucap dari bibirku, “Puncak, yuk!”, dan langsung disambut dengan penuh antusias oleh mereka dengan kata,…
-
Banjir Sumatera dan Harga dari Izin
Masyarakat Indonesia turut menangis ketika tiga provinsi di Sumatera hampir hancur lebur akibat banjir bandang, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyebabnya apa? Pertama, Cuaca. Cyclone Senyar, siklon tropis yang seharusnya jarang terjadi di Selat Malaka. Hujan deras terus-menerus (sekitar 8 hari di Aceh, 4 hari di Sumatera Barat) dan angin kencang dari siklon ini memicu banjir bandang dan…