Endang Yustika belakangan sedang ramai dibahas, dikarenakan statementnya yang cukup menuai kontroversi.

Kalimat tersebut bikin netizen langsung PANAS!, termasuk influencer. Dan ada beberapa upload-an dia lainnya yang memang bikin PANAS!
Hoho.. tapi FYI, gue lagi perhatiin ini benar dia yang blunder, atau “dipakai” pemerintah untuk pengalihan isu, karena tiba-tiba banget jadi blunder gini.
Plus ada drama rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu yang viral.
Isu tentang mahasiswa dan masyarakat yang menentang kebijakan pemerintah tentang MBG dan Kopdes, serta kebijakan lainnya malah teralihkan.
Tapi ini bakal kita bahas nanti.
Pernyataan dia menarik banget. Apalagi ada seorang netizen yang menanggapinya, dengan statement seperti ini

KEPAHITAN HIDUP perlu digarisbawahi.
Orang yang hidupnya berjibaku dengan kondisi ekonomi, apalagi saat masa inflasi seperti ini, uang menjadi hal yang begitu penting.
Bahkan banyak dari kita yang memang dinilai dari penampilan luar. Semakin terlihat bonafit, maka akan diberikan service yang baik.
Tentu penampilan tersebut membutuhkan biaya yang ga sedikit. Dan pada akhirnya, banyak orang yang lupa meningkatkan kualitas diri.
Disini gue ingin highlight
Bagaimana seseorang jadi melihat nilai dirinya semata karena uang?
Ini sebenarnya efek domino, yang kayaknya kalau gue jelaskan pun malah makin bikin mumet.
Gue paham, tapi belum bisa menyusun kata-katanya. Nanti ya, kalau gue udah punya data yang kuat dan akurat, gue bakal sharing dan kita bakal diskusi kenapa orang bisa melihat uang itu sebagai pegangan hidup.
Tapi tema ini akan menjadi pedoman fiksi yang bakal gue bikin.
Sebenarnya fiksi ini sudah rampung, hanya saja terlalu cepat pacenya untuk dijadikan cerpen.
Jadi, gue mencoba untuk bikin novelet. Bisa ga ya? Wkwkwk… Gue belum pernah sama sekali bikin soalnya.
Leave a Reply